Nala banyak sekali mendapat cobaan di sekolah, dia merasa sangat tidak beruntung hari itu. Terlambat masuk kelas sampai dihukum guru, lupa membawa buku, dan harus pulang jalan kaki. Di rumah, Nala ingat pesan ibunya yaitu jangan lupa membaca Al-Quran selesai Shalat. Yuk, simak ceritanya
Kayla ingin sekali pandai membaca Al-Qur'an seperti Kak Nayla. Kata Kak Nayla, Kayla bisa memulainya dengan belajar membaca surah-surah pendek dan ikut mengaji di masjid. Dan benar saja, ternyata belajar mengaji di masjid itu menyenangkan ! Nayla jadi makin semangat untuk jadi generasi Al-Qur'an
“A…a…ada hantuuu…!” Reaksi kamu kira-kira: 1. Langsung pucat pasi 2. Ikut-ikutan lari, kalau bisa lebih cepat. Senyum-senyum aja dan nyanyi-nyanyi, soalnya kamu lagi dengarin ipod/mp3 jadi nggak dengar, hihihihi… 3. Berpikir, wah… kayaknya seru nih! Nah apa pun jawabanmu, kamu berhak mengikuti petualangan Zidan, Rafi dan si cantik Chloe! Tiga anak cerdas, yang kadang-kadan…
Rasulullah diutus aleh Allah untuk memperbaiki akhlak manusia dan menyebarkan kasih sayang kepada semua. Beliau sangat mencintai umatnya, khususnya anak-anak. Banyak hadists yang menceritakan bagaimana kedekatan dan keharmonisann Rasulullah terhadap anak-anak, di antaranya Rasulullah membiarkan anak kecil memainkan cicinnya, dan lain-lain. Semua kisah dalam buku ini mengajarkan kita agar senant…
Mengenal Rukun Iman penting bagi seorang Muslim. Rukun Iman adalah salah satu pondasi dalam beragama
Mengenal Rukun Iman penting bagi seorang Muslim. Rukun Iman adalah salah satu pondasi dalam beragama
Buku berjudul Mari Mengenal Jalan terinspirasi dari kebiasaan penulis yang selalu memperhatikan jalan serta benda-benda yang ada di sekelilingnya. Semoga dengan memiliki pengetahuan tentang jalan, kita semua bisa merawat dan menggunakan jalan sesuai dengan jenisnya masing-masing. Sumber : https://budikemdikbud.id/baca/digital/mari-mengenal-jalan
Dibalik penampilan yang manis, ternyata Sira tidak senang berbagi. Saat teman-teman mengajaknya berbagi makan siang, ia menolaknya dengan kasar. Sira juga tidak mau meminjamkan barang-barag miliknya. Kenapa ya, Sira begitu ?
Sebagai ketua kelas, Jeni diberi tugas oleh Pak Guru untuk mengantarkan buku ke ruang audio visual. Saat akan menuju ke sana, tiba-tiba saja lampu di lorong tangga sekolah menjadi redup. Tidak hanya itu, mulai terdengar suara tangisan yang entah dari mana asalnya. Jeni panik. Apa yang harus ia lakukan ?
Nisha dan Jennie adalah kakak-beradik yang tak akur. Masing-masing punya geng sendiri. Meskipun mereka tak akur, Nisha tetap saja mengkhawatirkan adiknya, apalagi ketika Nisha tahu bahwa Jennie dan teman-temannya memasuki sebuah rumah kosong. Akan tetapi, ketika Nisha menyusul Jennie, mereka berdua justru terjebak. Berhasilkah mereka keluar dari gudang pojok ?