Liburan Zira seharusnya sempurna. Ia memang tak pergi ke mana-mana, tapi Zira sudah meminjam banyak buku. Dengan buku, ia bisa menjelajah dunia. Malam liburan tiba, Zira sudah selesai membantu ibu. Ia siap untuk membaca buku dengan santai. Tapi....Teng…. Teng… Teng…Sebuah suara dari luar rumah terdengar keras. Buku yang dipegang Zira terlepas. Jantungnya berdegup. Zira melunglai begitu ta…