Ingin mendapat mangsa yang besar, malah berujung pada kegagalan. Itulah kisah seekor buaya yang serakah
Nah adik-adik, kalo punya kelebihan atau kepandaian tidak boleh sombong dan merendahkan yang lain. Seperti Kelinci ini, mentang-mentang dia bisa berlari cepat selalu mengejek Kura-Kura yang berjalan lambat. Tapi nyatanya dalam perlombaan lari, justru Kura-Kura yang sabar yang menang
Kera merasa malu karena ambisinya saja yang besar tanpa dibarengi dengan kemampuan
Sang Ratu jahat membenci Putri Salju yang cantik jelita. Dia pikir akan menjadi yang tercantik di dunia jika saja putri salju tidak ada. Oleh karena itu, berulang kali sang Ratu berusaha melenyapkan Putri Salju. Namu, ketujuh kurcaci di dalam hutan selalu melindungi Putri Salju. Berhasilah sang Ratu melaksanakan niat jahatnya
Seorang nenek tua berjalan tertatih-tatih sambil membawa sekeranjang buah-buahan. Dia mendekati pondok yang ditempati Putri Salja. Lalu, nenek tua meminta semangkuk bubur untuk ditukar dengan satu buah dikeranjangnya. Bagaiman ceri selanjutnya?
El sekarang lebih mandiri. Dia berusaha menyelesaikan semua persoalan yang dia hadapi di pesantren dengan caranya sendiri. Meski tak jarang ia malah mendapatkan masalah karena ulahnya itu. Tapi El tetap happy dan berusaha belajar dari kesalahan-kesalahannya itu. Unik, lucu dan menggemaskan. Itulah, EL
5 anak secara ajaib masuk ke suatu tempat bersama Pangeran Negeri Ajaib. Masalah timbul. Kakak Paangeran Arnan berbuat jahat. Perang terjadi, 12 Mutiara harus ditemukan. Malam pencahayaan menjadi tujuan