Jessica, Renata, John, dan Franky adalah empat sahabat yang selalu bersama dalam suka dan duka. Mereka tinggal di Negara Singapura, negara dengan patung merlion yang terkenal itu. Banyak kisah yang mereka alami. Menghadapi ulah teman sekelas yang curang, naik balon udara, traveling bersama di Singapura, hingga berwisata ke Indonesia! Tapi, kebersamaan mereka harus diakhiri. Jessica harus pergi …
"Inilah kota kami, The Dream Town, terima kasih " Cican membungkuk, mengakhiri presentasi Kota Impian mereka. Tepuk tangan mengiringi kata penutup yang diucapkan Cican. "Luar biasa. Kalian menceritakannya seperti kota ini benar-benar ada dan kalian pernah memasukinya. Imajinasi yang keren!" komentar Bu Guru, sambil mengajak tepuk tangan yang meriah bersama. Kelimanya tersenyum lebar. Dalam ha…
Alifa tinggal di Musical City. Di kota itu, setiap orang harus bisa memainkan salah satu alat musik. Sayangnya, Alifa tidak bisa satu pun! Suatu hari, ayah dan bunda Alifa pergi meninggalkan Musical City. Alifa dan ketiga kakaknya ditinggal bersama Tante Meliana, kakak ibu mereka. Sayangnya, Tante Meliana tidak sebaik yang Alifa bayangkan! Alifa dan kakak-kakaknya diharuskan mengikuti aturan ba…
Begitu suara itu berhenti, Edo lansung berlari mencari Mbok Nem. Bertiga dengan putra Mbok Nem, Mas Jok, mereka memecahkan misteri hantu gelinding!
Kunang-Kung terserang flu! Mereka tak dapat lagi menerangi Pixie Hollow. Peri-peri bakat lampu menjadi sangat sibuk. Mereka harus menggantikan kunang-kunang, dan melakukan tugas-tugas mereka sendiri. Karena itu, mereka gembira sekali ketika muncul tiga peri pendatang baru, kembar tiga, yang semuanya berbakat lampu. Wah, mereka medpat bala bantuan nih ! Tapi.. bukannya membantu, si kembar tiga m…
Hari libur, aku ke halaman belakang rumah untuk memeriksa beberapa tanaman. Sepedaku juga diletakkan di sana. Lho, sepedaku tidak ada? Aku mencarinya ke halaman depan, tetapi tidak ada. Lama-lama aku bosan dan pergi ke warung dekat rumah untuk membeli camilan. Setelah camilan habis, aku ke halaman belakang lagi. Aneh, aku melihat sepedakuada di sana! Sepeda itu terlihat seperti baru. Tidak ada …
Arcita adalah anak yang sangat ceria. Dengan penuh suka cita, Arcita menerima permintaan ummi dan abinya untuk mondok di Pondok Pesantren Ibadurrahman di Banten. Arcita memang bercita-cita menjadi hafizah alias seorang wanita yang hafal Al-Quran. Mengapa bercita-cita seperti itu? Karena menurut ummi dan abi, penghafal Al-Quran itu punya banyak keutamaan, salah satunya adalah selalu mendapat per…
Hai, aku Jerina George. Aku seorang gadis manis berambut pirang tapi malas menyisirnya. Guru-guru sudah kesal dengan tingkahku yang suka berbuat ulah bahkan tidak sopan. Aku bingung kenapa aku dikatakan anak bengal, padahal mereka sendiri yang tidak mengerti aku. Oh, satu lagi, aku paling benci belajar Bahasa Rusia! Bahasa apa itu. Tulisannya huruf konsonan semua. Gimana coba cara bacanya? K…
"Menurutku, sih, lebih baik jadi pemain sepak bola saja," kata Tasya. "Penulis!" protes Alfian. "Pemain sepak bola!" "Sekali penulis tetap penulis!" "Ya, sudah, terserah kamu saja! Kamu pilih sendiri," kata Tasya akhirnya. "Kamu maunya apa, sih? Menjadi penulis atau pemain sepak bola?" Arrrgh ... Alfian bingung! Minta pendapat Tasya, malah makin bingung. Yang jelas, Alfian tidak …
Jantung AX berdebar kencang. Melalui teropongnya, dia melihat sesosok makhluk menakutkan seperti monster berada di balik jendela rumah tua nomor 66. Bersama keempat sahabatnya, AX memutuskan untuk menyelidiki rumah misterius itu. Apa yang akan mereka temukan di sana? Benarkah wajah menakutkan yang selalu bersembunyi di balik jubah itu seorang monster. Lantas, kenapa di dalam rumah nomor 66 itu …