Begitulah Bahlul, selalu menghadapi masalah dengan tenang. Anggapan gila oleh orang-orang membuat dia lepas dari jeratan hukuman. Memang itulah tujuannya, berpura-pura gila untuk mengjritik penerintah dzolim pada masa itu, demi membantu orang-orang tertindas tanpa rasa takut